Minggu, 05 Juni 2011

SYI’IR YANG DIBACA RASULULLAH SAW

Minggu, 05 Juni 2011
SYI’IR YANG DIBACA RASULULLAH SAW
`Aisyah r.a. bertanya :"Apakah Rasulullah saw. pernah membaca syi'ir?" Ia
menjawab :"Beliau pernah membaca Syi'ir Ibnu Rawahah r.a.dan juga pernah
membaca syi'ir yang berbunyi: "Berita-berita akan datang kepadamu Dibawa
oleh orang yang tak kau beri bekal*."
(Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Syarik, dari al Miqdambin Syuraih, dari bapaknya,
yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
• Permulaan baitnya berbunyi: Hari demi hari akan menyingkap kejelasan bagimu. Walau kau
sebelumnya tidak tahu.
Rasulullah saw. bersabda :"Syi'ir yang terbaik (paling benar) yang pernah
dibacakan seorang penya'ir adalah Syi'ir Labid* (bin Abi Rabi'ah al Amiri), yang
berbunyi: "Ingat! Segala sesuatu selain Allah pasti binasa." Dan hamper saja
Ummayah bin Abis Shalt* menjadi muslim (karena syi'ir-syi'irnya) ."
(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan as
Tsauri, dari `Abdul Malik bin `Umair, dari Abu Salamah, yang bersumber dari Abu Hurairah
r.a.)


• Pada masa jahiliyah, Labid adalah seorang yang mulia demikian pula setelah ia masuk
Islam. Ia merupakan penyair Arab yang terkenal saat itu. Namun setelah turun ayat-ayat Al-
Qur'an ia berhenti membuat syi'ir dan ia hanya mencukupkan dengan al-Qur'an saja. Ia wafat
pada tahun 41 H pada usia 140 tahun.
• Tentang Ummayah bin Abis Shalt, Rasulullah pernah bersabda: "Syi'irnya beriman, namun
hatinya tetap kafir."
"Aku pernah berada di belakang Nabi saw. (dibonceng), kepadanya kubacakan
seratus qafiah (sajak) Syi'ir gubahanUmmayah bin Abis Shalt as Tsaqaf.
Manakala kubacakan kepadanya sebait syi'ir, Nabi saw. bersabda :"Tambahkan
lagi!" Sehingga kepadanya kubacakan seratus bait syi'ir, kemudian Nabi saw.
bersabda :"Sesungguhnya Ummayah itu hampir saja menjadi muslim."
(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Marwan bin Mu'awiyah*, dari `Abdullah bin
`Abdurrahman at Thaifi, dari `Amr bin Syarid, yang bersumber dari ayahnya)
• Marwan bin Mu'awiyah bin Harits al kufi, ia dinyatakan tsiqat oleh jamaah. ia wafat tahun 193
H.
"Rasulullah saw. meletakkan mimbar untuk Hasan bin Tsabit di dalam masjid
agar ia bersyi'ir yang membesarkan hati Rasulullah saaw., atau (perawi ragu)
agar ia mempertahankan Rasulullah saw. Rasulullah saw. bersabda
:"Sesungguhnya Allah swt. menolong Hasan lewat Jibril tatkala ia
mempertahankan (atau membesarkan hati) Rasulullah saw. (dengan syi'irnya)."
(Diriwayatkan oleh Isma'il bin Musa al Fazari, dan diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr
(semakna), keduanya menerima dari `Abdurrahman bin Zinad, dari Hisyam bin `Urwah, dari
bapaknya (`Urwah), yang bersumber dari `Aisyah r.a.)

0 komentar:

Poskan Komentar