Minggu, 05 Juni 2011

IBADAH RASULULLAH SAW

Minggu, 05 Juni 2011


IBADAH RASULULLAH SAW
"Rasulullah berdiri (shalat) sampai bengkak kedua kakinya. Kepadanya
ditanyakan: "Mengapa Anda membebani diri dengan hal yang demikian?
Bukankah Allah swt. Telah mengampuni Anda dari segala dosa Anda, baik yang
terdahulu maupun yang akan datang?" Rasulullah saw. Bersabda :"Tidak
patutkah saya menjadi hamba Allahyang bersyukur?"
(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, juga oleh Basyar bin Mu'adz, dari Abu `Awanah,
dari Ziyad bin `Alaqah, yang bersumber dari al Mughirah bin Syu'bah r.a.)
"Nabi saw. shalat malam hari tiga belas rakaat."
(Diriwayatkan oleh Abu Kuraib- Muhammad bin al A'la-, dari Waki', dari Syu'bah, dari Abi
Jamrah,yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)
"Sesungguhnya apabila Nabi saw. tidak sempat shalat malam hari karena
tertidur atau berat rasa kantuknya, maka beliau lakukan shalat dua belas rakaat
di siang hari."
(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Abu `Awanah, dari Qatadah, dari Zurarah bin
Aufa, dari Sa'id bin Hisyam, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
"Sesungguhnya Rasulullah saw. melaksanakan shalat di malam hari sebelas
raka'at. Beliau lakukan shalat witir (ganjil) satu raka'at. Apabila beliau selesai
melakukan shalat itu, beliau berbaring dengan lambung kanannya di sebelah
bawah."
(Diriwayatkan oleh Ishaq bin Musa, dari Ma'an, dari Malik, dari Ibnu Syibab, dari Urwah,
yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
"Sesungguhnya Nabi saw. tidak wafat, sampai kebanyakan shalatnya (shalat
sunnat) dilaksanakan dalam keadaan duduk."
(Diriwayatkan oleh al Hasan bin Muhammad azZa'farani, dari al Hajjaj bin Muhammad, dari
Ibnu Juraih, dari `Utsman bin Abi Sulaiman, dari Abu Salamah bin `Abdurrahman, yang
bersumber dari `Aisyah r.a.)
"Aku pelihara amalan-amalan Rasulullah saw. berupa shalat delapan raka'at.
dua raka'at sebelum shalat Dhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at
sesudah shalat Magrib dan dua raka'at sesudah shalat Isya'." Selanjutnya Ibnu
`Umar berkata :"Hafshah* menceritakan kepadaku perihal dua raka'at shalat
fajar. Tapi aku tak pernah* melihatnya dilakukan Rasulullah saw."


(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Marwan bin Mu'awiyah al Farazi, dari Ja'far bin
Burqaq, dari Maimun bin Mihran, yang bersumber dari Ibnu `Umar r.a)
• Hafshah (isteri Rasulullah saw.) dan Ibnu `Umar adalah kakak beradik, keduanya adalah
putera `Umar bin Khathab r.a.
• Disebabkan Rasulullah saw. melakukan shalat fajar di rumahnya, maka Ibnu `Umar tidak
pernah melihatnya.

0 komentar:

Poskan Komentar