Minggu, 05 Juni 2011

SARUNG RASULULLAH SAW

Minggu, 05 Juni 2011


SARUNG RASULULLAH SAW
"'Aisyah r.a. memperlihatkan kepada kami pakaian yang telah kumal serta
sarung yang kasar, seraya berkata :"Rasulullah saw. dicabut ruhnya sewaktu
memakai kedua pakaian ini".
(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Ismail, dari Ayub, dari Humaid bin Hilal, dari Abi
Burdah yang bersumber dari bapaknya).
"'Utsman bin Affan r.a. memakai sarung yang tingginya mencapai setengah
betisnya. `Utsman berkata : "Demikianlah cara bersarung sahabatku (yakni Nabi
saw.)".
(Diriwayatkan oleh Suwaid bin Nashr, dari `Abdullah bin al Mubarak, dari *Musa bin
`Ubaidah, dari Ayas bin Salamah bin al Akwa' yang bersumber dari bapaknya).
• Musa bin `Ubaidah, menurut Imam Ahmad periwayatannya tidak syah.
"Rasulullah saw. memegang ototbetis kakiku dan betis kakinya, lalu bersabda:
"inilah tempat batas sarung. Jika kau tidak suka di sini, maka boleh juga
diturunkan lagi. Jika kau tidak suka juga, maka tidak ada hak lagi bagi sarung
menutup kedua mata kaki".
(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Abul Ahwash, dari Abi Ishaq, dari Muslim bin
Nadzir, yang bersumber dari *Hudzaifah Ibnul Yaman r.a.)
• Hudzaifah Ibnul Yaman r.a., ia adalah sahabat Rasulullah saw. Ia masuk Islam sebelum
ghazwah Badar. Ia wafat tahun 36 H.

0 komentar:

Poskan Komentar