Minggu, 05 Juni 2011

DO'A RASULULLAH SAW. SEBELUM DAN SESUDAH MAKAN

Minggu, 05 Juni 2011


DO'A RASULULLAH SAW. SEBELUM DAN SESUDAH MAKAN
"Pada suatu hari, kami berada di rumah Rasulullah saw., maka Beliau
menyuguhkan suatu makanan. Aku tidak mengetahui makanan yang paling
besar berkahnya pada saat kami mulai makan dan tidak sedikit berkahnya di
akhir kami makan." Abu Ayub bertanya : "Wahai Rasulullah, bagaimanakah
caranya hal ini bisa terjadi?" Rasulullah saw. bersabda :"Sesungguhnya kami
membaca nama Allah waktu akan makan, kemudian duduklah seseorang yang
makan tanpa menyebut nama Allah, maka makannya disertai syetan."
(Diriwayatkan oleh Qutaibah Dari Ibnu Luhai'ah, dari Yazid bin Abi Habib, dari Rasyad bin
Jandal al Yafi'I, dari Hubeib bin Aus, yang bersumber dari Abu Ayub al Anshari r.a.)
"Rasulullah saw. bersabda :"bila salah seorang dari kalian makan, tapi lupa
menyebut nama Allah atas makanan itu, maka hendaklah ia membaca
:"Bismillahi awwalahu wa akhirahu." (Dengan nama Allah pada awal dan
akhirnya).
(Diriwayatkan oleh Yahya bin Musa, dari abu Daud, dari Hisyam ad Distiwai, dari Budail al
`Aqili, dari `Abdullah bin `Ubaid bin `Umair, dari Ummu Kultsum*, yang bersumber dari
`Aisyah r.a.)
• Ummu Kultsum binti `Uqbah bin Abi Mu'ith al Umawiyah, adalah salah seorang sahabat
Rasulullah saw. dan ia merupakan saudara seibu `Utsman bin Affan r.a.
"Apabila Rasulullah saw. selesai makan, maka Beliau membaca : "Alhamdulillahil
ladzi ath'amana wa saqana wa ja'alana muslimin." (Segala puji bagi Allah Yang
memberi makan kepada kami, memberi minum kepada kami dan menjadikan
kami orang-orang islam).
(Diriwayatkan oleh Mahmud Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubairi, dari Sufyan as Tsauri,
dari Abu Hasyim, dari Ibnu Isma'il bin Riyah, dari bapaknya (Riyah bin `Ubaid), yang
bersumber dari Abu Sa'id al khudri r.a.)
"Adapun Rasulullah saw., bila hidangan makan telah diangkat dari hadapannya,
maka beliau membaca :"Alhamdulillahi hamdan katsiran thayyiban mubarakan
fihi, ghaira muwadda'iw wa la mustaghnan `anhu Rabbana." (Segala puji bagi
Allah, puji yang banyak tiada terhingga. Puji yang baik lagi berkah padanya.Puji
yang tidak pernah berhenti. Dan puji tidak akan mampu lisan menuturkannya, ya
Allah Rabbal `Alamin)
(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Yahya bin Sa'id, dari Tsaur bin Yazid, dari
Khalid bin Ma'danyang bersumber dari Abu Umamah r.a.)

0 komentar:

Poskan Komentar