Senin, 12 Desember 2011

Mengenal Kitab Maulid Barzanji YUUK !

Senin, 12 Desember 2011
Pengantar



Siapa tak kenal Maulid Barzanji ? Inilah
salah satu kitab Maulid yang popularitasnya dapat dikatakan merata di berbagai
belahan dunia Islam. Ia dibaca orang di
mana-mana. Wajar jika, hingga ke pelosok-pelosok, orang tahu Maulid ini. Meskipun Maulidmaulid lain juga banyak dibaca di mana-mana,
baik yang sebelumnya atau sesudahnya, tetap saja
kemasyhuran Maulid ini selalu terjaga.
Salah satu kelebihan Maulid Barzanji adalah
kandungannya mengisahkan secara mendetail
perjalanan hidup Rasulullah SAW sejak sebelum
lahir hingga wafatnya. Bahasanya pun sangat
indah, tetapi tidak sulit untuk menghafalkannya.
Di beberapa daerah, orang membacanya tanpa
melihat naskahnya, karena banyak yang hafal. Itu
menunjukkan perhatian orang yang besar terhadap
Maulid Barzanji.
Ka r e n a p e n t i n g n y a k i t a b Ma u l i d i n i d a n
banyaknya permintaan pembaca, bonus alKisah
kali ini mempersembahkannya kepada Anda, para
pembaca setia, sebagai persembahan istimewa,
karena Anda juga mendapatkan bonus VCD-nya.
Yang membacakan Maulid ini adalah pembaca
Maulid yang telah sangat dikenal dan tak diragukan lagi kualitasnya, Habib Ali bin Sholeh Alatas,
bersama putranya Sayyid Abdullah Alatas.




Mengenal Pengarang Maulid Al-Barzanji


Sayyid Ja‘far bin Hasan bin ‘Abdul Karim bin
Muhammad bin Rasul Al-Barzanji, pengarang
Maulid Barzanji, adalah seorang ulama besar keturunan Nabi SAW dar i keluarga Sadah Al -Barzanji yang termasyhur, berasal dari Barzanj
di Irak. Beliau lahir di Madinah Al-Munawwarah
pada tahun 1126 H (1714 M). Datuk-datuk Sayyid
Ja‘far semuanya ulama terkemuka yang terkenal
dengan ilmu dan amalnya, keutamaan dan keshalihannya. Sayyid Muhammad bin ‘Alwi bin
‘Abbas Al-Maliki dalam Hawl al-Ihtifal bi Dzikra
al-Mawlid an-Nabawi asy-Syarif pada halaman 99
menulis sebagai berikut:
“Al -Al lamah Al -Muhaddi t s Al -Musnid As -
Sayyid Ja`far bin Hasan bin `Abdul Karim AlBarzanji adalah mufti Syafi`iyyah di Madinah AlMunawwarah. Terdapat perselisihan tentang
tahun wafatnya. Sebagian menyebutkan, beliau
meninggal pada tahun 1177 H (1763 M). Imam
Az-Zubaid dalam al-Mu`jam al-Mukhtash menulis,
beliau wafat tahun 1184 H (1770 M). Imam AzZubaid pernah berjumpa beliau dan menghadiri
majelis pengajiannya di Masjid Nabawi yang
mulia.
Beliau adalah pengarang kitab Maulid yang
termasyhur dan terkenal dengan nama Mawlid alBarzanji. Sebagian ulama menyatakan nama
karangannya tersebut sebagai ‘Iqd al-Jawhar fi
Mawlid an-Nabiyyil Azhar. Kitab Maulid karangan
beliau ini termasuk salah satu kitab Maulid yang
paling populer dan paling luas tersebar ke pelosok
negeri Arab dan Islam, baik di Timur maupun
Barat. Bahkan banyak kalangan Arab dan nonArab yang menghafalnya dan mereka membacanya
dalam acara-acara (pertemuan-pertemuan) keagamaan yang sesuai. Kandungannya merupakan
khulashah (ringkasan) sirah nabawiyyah yang
meliputi kisah kelahiran beliau, pengutusannya
sebagai rasul, hijrah, akhlaq, peperangan, hingga
wafatnya.”


Kitab Mawlid al-Barzanji ini telah disyarahkan
oleh Al-Allamah Al-Faqih Asy-Syaikh Abu Abdillah
Muhammad bin Ahmad Al-Maliki Al-Asy‘ari AsySyadzili Al-Azhari yang terkenal dengan panggilan
Ba‘ilisy dengan pensyarahan yang memadai, bagus,
dan bermanfaat, yang dinamakan al-Qawl al-Munji
‘ala Mawlid al-Barzanji dan telah berulang kali
dicetak di Mesir. Beliau seorang ulama besar
keluaran Al-Azhar Asy-Syarif, bermadzhab Maliki,
mengikuti paham Asy‘ari, dan menganut Thariqah
Syadziliyyah. Beliau lahir pada tahun 1217 H (1802
M) dan wafat tahun 1299 H (1882 M).
Selain itu, ulama terkemuka kita yang juga
terkenal sebagai penulis yang produktif, Syaikh
Muhammad Nawawi Al-Bantani Al-Jawi, pun
menulis syarahnya yang dinamakannya Madarijush
Shu‘ud ila Iktisa-il Burud. Kemudian, Sayyid Ja‘far
bin Isma‘il bin Zainal ‘Abidin bin Muhammad AlHadi bin Zain, suami anak satu-satunya Sayyid
Ja‘far Al-Barzanji, juga menulis syarah kitab
Mawlid al-Barzanji tersebut yang dinamakannya
al-Kawkabul-Anwar ‘ala ‘Iqd al-Jawhar fi MawlidinNabiyyil-Azhar.
Sebagaimana mertuanya, Sayyid Ja‘far ini juga
seorang ulama besar lulusan Al-Azhar Asy-Syarif
dan juga seorang mufti Syafi‘iyyah. Karangankarangan beliau banyak, di antaranya Syawahid
al-Ghufran ‘ala Jaliy al-Ahzan fi Fadha-il Ramadhan,
Mashabihul Ghurar ‘ala Jaliyyil Qadr, dan Taj alIbtihaj ‘ala Dhau’ al-Wahhaj fi al-Isra’ wa al-Mi‘raj.
Beliau pun menulis manaqib yang menceritakan
perjalanan hidup Sayyid Ja‘far Al-Barzanji dalam
kitabnya ar-Raudh al-‘Athar fi Manaqib as-Sayyid
Ja‘far.
Kembali kepada Sayyidi Ja‘far Al-Barzanji. Selain dipandang sebagai mufti, beliau juga menjadi khatib di Masjid Nabawi dan mengajar di dalam
masjid yang mulia tersebut. Beliau terkenal bukan
saja karena ilmu, akhlaq, dan taqwanya, tetapi
juga karena karamah dan kemakbulan doanya.
Penduduk Madinah sering meminta beliau berdoa
untuk mendatangkan hujan pada musim-musim
kemarau.
Diceritakan, suatu ketika di musim kemarau,
s a a t b e l i a u s e d a n g me n y amp a i k a n k h u t b a h
Juma’tnya, seseorang meminta beliau beristisqa’
memohon hujan. Maka dalam khutbahnya itu
beliau pun berdoa memohon hujan. Doanya terkabul dan hujan terus turun dengan lebatnya
hingga seminggu, persis sebagaimana yang pernah
terjadi pada zaman Rasulullah SAW dahulu.
Sayyidi Ja‘far Al-Barzanji wafat di Madinah
dan dimakamkan di Jannatul Baqi‘. Sungguh besar
jasa beliau. Karangannya membawa umat ingat
kepada Nabi SAW, membawa umat mengasihi beliau, membawa umat merindukannya. Setiap kali
karangannya dibaca, shalawat dan salam dilatunkan buat junjungan kita Nabi Muhammad SAW,
selain itu juga tidak lupa mendoakan Sayyid Ja‘far,
yang telah ber jasa menyebarkan keharuman
pribadi dan sirah kehidupan makhluk termulia di
alam raya. Semoga Allah meridhainya dan membuatnya ridha.

4 komentar:

Mann Choelle mengatakan...

Di bikin ebooks versi .pdf na dong, biar bisa di download, dan bisa di share ke tmn2...

Mann Choelle mengatakan...

Al Barzanji,
dr mulai:
"Yaa robbi sholi ala Muhammad...(s/d alakhir)

"Yaa Rosulullah salamun alaik...(s/d alakhir)

Abtadiul imla... (s/d alakhir)

Dedencakra mengatakan...

sangat bermanfaat, semoga keberkahan untuk kita semua.

Azriel Ilmalhaq mengatakan...

andaikan ini bisa di download akan lebih bermanaat

Poskan Komentar